PK IPNU IPPNU Nurur Rahmah Nyalakan Literasi di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi di Indonesia
Pragaan — Di tengah tantangan rendahnya tingkat literasi di Indonesia, Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU Nurur Rahmah menggambil langkah positif melalui kegiatan “Literasi Baca Buku Bersama” di Madrasah Nurur Rahmah, Batu Jaran, Pragaan Daya, Kabupaten Sumenep, Madura, (15/02/2026)
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar sekaligus menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran literasi generasi muda.
Ketua PK IPNU Nurur Rahmah, Berli Ardiansyah, menyampaikan bahwa gerakan tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kondisi literasi nasional yang masih menjadi pekerjaan rumah besar.
“Kami sadar bahwa tingkat literasi di Indonesia masih menjadi tantangan besar. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa generasi muda, khususnya kader IPNU IPPNU, mampu menjadi ujung tombak pejuang literasi. Membaca bukan hanya kewajiban pelajar, tetapi kebutuhan untuk membuka wawasan dan membentuk karakter,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PK IPPNU Nurur Rahmah, Siti Sulistiawati, berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata.
“Kami berharap semangat ini dapat menular, tidak hanya di internal organisasi, tetapi juga menginspirasi teman-teman sebaya untuk kembali mencintai buku,” tuturnya.
Kegiatan literasi tersebut juga dihadiri oleh Ketua PK IPPNU Nurul Jadid, Najhtin, bersama rekannya Wafiqotun Nabila. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus mempererat silaturahmi antar komisariat.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta membaca berbagai jenis buku sesuai minat masing-masing. Buku pengembangan diri seperti Berdamai dengan Rasa Malas, Lelah tapi untuk Masa Depan, dan It is Bad or Good Habits menjadi pilihan sebagian peserta. Sementara itu, buku bertema sejarah dan keilmuan seperti Sejarah Nusantara yang Disembunyikan serta History of Philosophy in Islam juga menarik perhatian. Beberapa peserta juga memilih karya fiksi seperti 172 Days dan Obor Rakyat.
Gerakan ini terinspirasi dari nilai keislaman yang menempatkan membaca sebagai perintah pertama dalam Surah Al-‘Alaq dengan kata Iqra’ (bacalah). Nilai tersebut dimaknai tidak hanya sebagai membaca teks, tetapi juga membaca realitas dan memperluas wawasan.
Melalui kegiatan ini, PK IPNU IPPNU Nurur Rahmah berharap dapat membangun budaya literasi yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan literasi dapat dimulai dari lingkungan madrasah dan organisasi pelajar.
Dengan gerakan yang konsisten, kader IPNU IPPNU diharapkan mampu menjadi generasi yang kritis, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan yang kuat. (Syafiqi)


Posting Komentar untuk " PK IPNU IPPNU Nurur Rahmah Nyalakan Literasi di Tengah Rendahnya Tingkat Literasi di Indonesia "